Loading...

Via
Samsung GT-S5360
felicesuryaatmadja:

we all have that one person we never imagine we would have feelings for. and it’s true, we meet in time and our timing was right.

felicesuryaatmadja:

we all have that one person we never imagine we would have feelings for. and it’s true, we meet in time and our timing was right.

niniesrina:

Alam Raya Sekolahku
Sumber:
Isrol Media Legal

niniesrina:

Alam Raya Sekolahku


Sumber:

Isrol Media Legal

"macak lupa ahh~"
"tunjukkan apa yang tidak pernah kuperhatikan, dan perhatikanlah apa yang sudah kutunjukkan"
"kebersamaan akan lebih terasa bermakna ketika datang perpisahan"
"Aku bosan mengatakan “KENAPA” ! jadi kapan aku bisa mengatakan “KARENA” ?"
"Ada suatu saat di mana kau sadar, kau harus menatap masa depan. Maka melupakannya adalah hal yang mudah, kau hanya harus hapus semua pesan darinya, dan jaga jarak dengannya"
"kematian lebih baik datang jikalau kau selalu mengeluhkan hidupmu"
"Tidak akan ada karya yang lahir jika pensilmu tidak pernah tumpul. #HarKitNas"
"se-nasional bangkit, bangkit se-nasional!"
"Biarkan aku menjadi sangat egois. Hingga aku menyadari sendiri bahwa egois itu salah."

Hidup di dunia

Untuk dia yang disana.

Lampu hijau gak akan selamanya hijau. Ada yang mengatur berapa lama kita harus berjalan ceria, tertawa tiada batas, melihat semua yang begitu indah.

Susah memang. Usaha…. cuman itu 1 jalan untuk kita mau berhenti ketika lampu merah menyala.

Aku tau itu sulit, aku tau itu begitu berat. Bagaimana jika kamu berbagi kepadaku?

Ini yang disebut hidup dan itu yang diinginkan Tuhan. Hidup berdampingan adalah kisah yang paling indah. walaupun gak selamanya bersama dengan belahan jiwa kita, setidaknya kamu tidak sendirian di dunia ini. Selamat Hari Minggu :D

dulu

Dulu,ketika pagi berubah menjadi senja, kamulah satu seorang yang kurindukan;satu seorang yang sangat ingin kulihat.

Ketahuilah, dulu aku satu seorang yang selalu menantikanmu dari matahari terbit sampai akhrinya malam menjemput.

Dulu, telinga ini tempat berlabuhnya keluhanmu tentang dirinya. Tempat menampung semua curahanmu tentang sombongnya dirinya;ego’nya dirinya. Dan bibir ini, bibir ini yang selalu bergerak mengucapkan kata-kata penenang untukmu.

Dulu, tangan ini selalu siap membantumu untuk bangun; ketika masalah menjatuhkanmu.

Dulu, aku menunggumu menantikan suatu kepastian yang tak kunjung datang.

Dulu; kamulah seseorang yang tak henti menari-nari dipikiranku

Dulu; aku adalah seseorang yang selalu berharap aku dan kamu bisa dipersingkat menjadi kita.

Matahari sudah terbit, berhentilah berbicara dulu. Dulu, itu semua hanya mimpi. Dan kini, bangunlah terlalu banyak bermimpi sampai membuatmu malas untuk membuatnya menjadi kenyataan.